Skip to main content

"Phobia #Part 1 ~Spesifik~"

Halooo, Author gaje is kombek 😄 kali ini bakal ngebahas tentang Phobia, tepatnya Phobia S P E S I F I K. Pertama-tama,

Apa itu phobia?



Phobia / Fobia adalah rasa takut pada suatu hal atau fenomena berlebihan. Hal ini akan berdampak pada emosi seseorang. Phobia biasanya disebabkan karena seseorang mengalami trauma masa lalu dan biasanya trauma itu membekas didalam kesadarannya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap fobia sulit dimengerti.

Nah, fobia spesifik ini, dulunya dikenal sebagai fobia sederhana, yaitu ketakutan yang terus ada dan nggak masuk akal. timbul karena kehadiran atau pemikiran terhadap suatu objek atau situasi yang sebenernya nggak berbahaya.

Pertemuan dengan objek atau situasi spesifik menimbulkan reaksi spontan dan menyebabkan seorang yang phobia jadi cemas atau berusaha sebisa mungkin buat nghindarin objek atau situasi tersebut.

Perasaan tertekan yang diakibatkan oleh fobia dan hasrat yang besar untuk menghindari objek/situasi sumber fobia bisa berpengaruh besar sama kehidupan normal penderitanya. Orang dewasa yang memiliki fobia spesifik menggambarkan ketakutan yang dialaminya sebagai ketakutan yang berlebihan dan nggak masuk akal.

Macam-macam Phobia Spesifik

Fobia binatang: contohnya termasuk ketakutan terhadap anjing, ular, serangga, atau tikus. Fobia binatang merupakan jenis fobia spesifik yang paling umum.


Fobia situasi: ini melibatkan ketakutan terhadap situasi tertentu, seperti fobia terbang, naik mobil, transportasi umum, mengemudi, naik jembatan, masuk terowongan, atau berada di tempat yang tertutup (misalnya di dalam lift).


Fobia lingkungan alam: contohnya termasuk fobia badai, ketinggian, atau air.


Fobia darah: ini termasuk takut terluka, melihat darah, melihat jarum suntik, atau melakukan pemeriksaan darah.


Fobia lainnya, seperti takut jatuh, suara keras, dan takut karakter berkostum seperti badut.

Gejala Phobia Spesifik

1. Kecemasan antisipatif, yaitu kecemasan yang muncul lebih awal seiring dengan penderita yang semakin dekat dengan benda atau situasi yang ditakutinya
2. Gejala fisik dari serangan panik, seperti : jantung berdebar, mual atau diare, sesak nafas dan lain lain
3. Ketakutan yang berlebihan atau tidak rasional terhadap situasi dan benda tertentu
4. Bertahan dengan penderitaan besar atau menghindari objek yang ditakuti.

So? Kita bakal ketemu lagi di topik selanjutnyaaaa :'v bye bye 😆😆


Comments

Popular posts from this blog

The Story Of Us [ S I N O P S I S ]

"Sorry Fris, kakak bener-bener minta maaf. Perusahaan kakak lagi dalem masalah, kakak nggak mau nantinya malah berimbas sama pernikahan kita" Lagi, untuk kesekian kalinya pernikahannya harus kembali di undur. ~ Forever Yours "Tunggu gue, gue bakal Dateng kerumah lo di akhir bulan desember 4 tahun lagi. Disaat kita udah sama sama cukup umur, dan gue udah pantes buat Lo" ujar Radi yakin. Kana menoleh, menatap tepat kedua mata si biang onar itu. Tak membutuhkan waktu yang lama, gadis manis itu segera berbalik dan kembali melanjutkan perjalanannya. ~ Marry You "Kunaon atuh fik? kamu teh bisa seyakin itu. Jaman sekarang atuh, kudu ati ati. Banyak orang jahat" seru Gita.  "Ihh, enggak atuh. Dia teh bageur pisan git" sanggah syafika, yang masih teguh dengan pendiriannya. ~ Tragic Love Affair --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ...

That Should be Me #Chap.2 ~lebih Dari Cukup Untukku~ [REPOST]

Sakura berjalan pelan kearah pintu rumahnya, ia meraih knop pintu tersebut dan membuka nya perlahan, “SAKURA!!” seru sang ibu yang langsung memeluknya. “kemana saja kau? Sasuke menghubungi ku. Dia menanyakan apa kah kau sudah pulang? dia sangat mencemaskan mu, sakura. Dia mencarimu sedari tadi. Kau kemana saja..?” lanjut ibu sakura. Sakura tersentak. ‘Sasuke? Mencariku?’ batinnya. Memang, ia sempat melihat mobil yang mirip dengan mobil sasuke, ia tak bisa membaca plat nomor mobil itu, matanya terkena air hujan. tapi apakah itu benar mobil sasuke? Jika ya, kenapa sasuke diam saja? Kenapa sasuke tak menolongnya? Dan justru membiarkan sasori yang membantunya. Sakura tersenyum miris. -oOo- “kenapa kau pergi semalam?” Tanya sasori. Sakura diam. Mereka sedang berada di lantai atas KHS, puncak ketinggian sekolah international itu, “Kau meninggal kan pensi begitu saja, apa yang terjadi? Apa ino menyakiti mu?” Tanya sasori lagi. Sakura mengernyitkan dahinya heran. “Kau tau dari mana?” Ta...